Tagar DPRRIKhianatiRakyat Trending Warganet Blokir Akun Sosmed DprRi

DPR mengesahkan RUU Cipta Kerja menjadi Undang-Undang , DPRRIKhianatiRakyat , berbagai pernyataan protes terkait pengesahan RUU Cipta Kerja, undang undang cipta kerja , RUU Cipta Kerja , RUU tersebut disetujui oleh enam fraksi ,UU Cipta Kerja Resmi Disahkan, Ini Kerugian Menurut Serikat Pekerja, Isi RUU Cipta Kerja 2020 , RUU Cipta Kerja yang bermasalah ,Tujuan RUU Cipta Kerja , Pasal RUU Cipta Kerja yang bermasalah , Ini 14 Aturan PHK di RUU Omnibus Law Cipta Kerja , Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja Tahun 2020 , RUU Cipta Kerja - Kementerian Koordinator Bidang , Resmi! Omnibus Law Cipta Kerja Disahkan DPR RI Menjadi, omnibus , Omnibus Law RUU Cipta Kerja Disahkan,

Tagar DPRRIKhianatiRakyat Trending Warganet Blokir Akun Sosmed DprRi
UU Cipta Kerja Resmi Disahkan, Ini Kerugian Menurut Serikat Pekerja

tigabelasnews Politik ~ DPR akhirnya mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja pada Senin sore namun sebelumnya undang-undang ini menuai polemik dari berbagai pihak Dalam UU Cipta Kerja, terdapat beberapa poin yang dinilai sangat kontroversial dan merugikan para pekerja

RUU Cipta Kerja menjadi Undang-Undang  Gelombangprotes pun muncul dari berbagai lini masyarakat Di sosial media warganet ramai-ramai memblokir akun resmi Twitter dan Instagram milik DPR RI

Bukan saja memblokir akun, warganet juga membanjiri kolom komentar setiap unggahan sosial media DPR RI dengan berbagai pernyataan protes terkait pengesahan RUU Cipta Kerja 

DPR RI menyatakan bahwa RUU Cipta Kerja resmi disahkan menjadi undang-undang setelah menggelar rapat paripurna mendadak pada Senin, 5 Oktober 2020

Publik jagat maya lantas berbondong-bondong mengunggah foto tangkapan layar yang menunjukkan bahwa mereka telah memblokir akun resmi DPR RI.

akun Instagram DPR RI kini memiliki sekira 541 ribu pengikut Sementara itu, akun Twitter resmi lembaga negara ini kini memiliki 229 ribu pengikut

Kekecewaan masyarakat kepada DPR RI juga mengalir lewat trending topic

Mereka memunculkan tagar-tagar tentang DPR RI seperti #DPRRIKhianati Rakyat dan DPR Pengkhianat sebagai buntut protes disahkannya RUU Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

Adapun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah pada akhirnya sepakat mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja menjadi undang-undang

RUU tersebut disetujui oleh enam fraksi, yaitu PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, dan PPP  Sementara Fraksi PAN menyetujui dengan catatan, dua fraksi lain dari PKS serta Demokrat menolak dengan tegas RUU Cipta Kerja usulan presiden tersebut

Sedari awal, RUU Cipta Kerja telah mendapat pertentangan dari berbagai pihak, khususnya kelompok buruh dan pemerhati lingkungan karena dipandang hanya menguntungkan pengusaha, merugikan masyarakat adat serta berpotensi merusak lingkungan  dan kelestarian alam.

dalam artikel Adu Mulut Berujung WO Pengesahan RUU Cipta Kerja, Wakil Ketua DPR Matikan Mikrofon Fraksi Demokrat di tengah berjalannya rapat paripurna RUU Cipta Kerja, ketegangan pun terjadi saat anggota Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman mengajukan interupsi kepada pimpinan rapat sekaligus Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Benny beberapa kali menginterupsi Azis yang sedang memimpin jalannya rapat. Bukan hanya Benny, ada beberapa anggota Fraksi Demokrat juga yang mengajukan interupsi. Hal ini membuat Azis tampak kesal


Anggota Partai Demokrat yang mengajukan interupsi diawali oleh Marwan Cik Hasan Namun di tengah interupsi, Azis mematikan mikrofon Marwan Lalu Irwan Fecho menyusul mengajukan interupsi meski diberi waktu berbicara, tetapi pendapatnya tidak didengarkan oleh Azis