Carlo Penat Bela Rossi : Susunan Pembalap Yamaha Tak Ada Gunanya

pembalap yamaha 2020, pembalap yamaha petronas, pembalap yamaha motogp 2020, Carlo penat pengamat Motogp Bela ValentinoRossi nilai Susunan Pembalap Motogp Yamaha tak ada gunanya ,motogp terbaru, motogp trans7,valentino rossi news,valentino rossi motogp,valentino rossi petronas,valentino rossi berita, valentino rossi motogp 2020,daftar pembalap yamaha di motogp,

Carlo Penat Bela Rossi : Susunan Pembalap Yamaha Tak Ada Gunanya
Footo pembalap yamaha Motogp

tigabelasnews ~Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, mengungkapkan masalah utama yang dihadapi Yamaha dalam beberapa tahun terakhir. Adanya perombakan dari sisi para pembalap takkan memengaruhi ketajaman Yamaha pada musim depan.

Pada musim depan, tim pabrikan Yamaha telah mengangkat Fabio Quartararo untuk menggantikan posisi Valentino Rossi. Keberadaan Quartararo sendiri cukup mengejutkan karena pembalap berpaspor Prancis itu baru genap dua tahun berada di MotoGP.

Namun begitu, sosok Quartararo juga bukan sesuatu yang tidak layak. Karena Quartararo sendiri mampu menunjukkan performa terbaik selama menjalani musim debut yang gemilang di MotoGP 2019.

Karena itu, Quartararo yang awalnya ada di tim satelit Yamaha langsung diangkat ke tim pabrikan. Quartararo akan menjadi rekan setim Maverick Vinales yang juga akan tetap bertahan di tim pabrikan hingga 2022.

Namun begitu, Pernat menilai adanya perubahan di susunan formasi pembalap Yamaha takkan berpengaruh besar. Cara Yamaha menggeser Valentino Rossi dari tim pabrikan diyakini Pernat takkan memberi hasil baik untuk tim asal Jepang tersebut.

Ia mengatakan bahwa perubahan besar yang harus dilakukan Yamaha adalah dari sisi YZR-M1. Menurutnya motor adalah menjadi masalah utama dari Yamaha. Karena itu, menggantikan Rossi dengan Quartararo takkan berpengaruh besar.

Yamaha membuat revolusi dalam hal pembalap, merekrut Quartararo, Vinales dan Morbidelli, tetapi itu tidak cukup, sekarang mereka membutuhkan revolusi teknis,” ungkap Pernat, mengutip dari GP One, Senin (31/8/2020).

“Selama bertahun-tahun, motor ini mengalami penurunan daya saing. Ini bukan lagi masalah pembalap, saya ingin membela Valentino dari berbagai tuduhan,” tambahnya.

“(Jika terus mengandalkan) dengan M1 ini mereka tidak akan pernah menang Kejuaraan Dunia di musim normal,” lanjutnya.

“Setiap kali ada masalah yang berbeda, mereka juga bermasalah dengan keandalan mesin dan saya tidak terkejut jika beberapa pembalap memulai dari pit lane sebelum akhir musim,” pungkasnya.