Bagaimana cara mengatasi insecure? Soalnya makin kesini makin posesif dan takut membuat pasangan jadi tidak nyaman

Bagaimana cara mengatasi insecure? Soalnya makin kesini makin posesif dan takut membuat pasangan jadi tidak nyaman, sampai lupa caranya tidur nyenyak karena penuh kecemasan.

Bagaimana cara mengatasi insecure? Soalnya makin kesini makin posesif dan takut membuat pasangan jadi tidak nyaman
Bagaimana cara mengatasi insecure? Soalnya makin kesini makin posesif dan takut membuat pasangan jadi tidak nyaman, sampai lupa caranya tidur nyenyak karena penuh kecemasan.

tigabelas news ~ Sebelum kita mencari tau bagaimana cara untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan insecure dalam suatu hubungan, mari kita cari tau dulu penyebab kita merasa insecure.

Pengalaman pribadi saya. Beberapa pekan terakhir saya benar-benar merasa insecure. Saya merasa insecure dengan wanita wanita cantik yang berinteraksi dengan pasangan saya. Saya jadi suka stalking sosial media mereka. Padahal disisi lain saya tau bahwa pasangan saya tidak ada hubungan apapun sama mereka. Hanya sebatas teman. Tapi tetap saja perasaan insecure itu muncul, hingga membuat saya merasakan tekanan batin, tekanan mental.

Saya merasa insecure karena saya takut kalau nantinya pasangan saya merasa menyesal karena telah memilih saya yang tidak seperti mereka, saya yang berparas biasa saja, saya yang jauh dari kata sempurna, saya yang tidak memiliki apa-apa.

Oleh karena saya sering banget mikir, sampai-sampai membuat saya drop (Mohon jangan ditiru, tidak baik). Ya, terlihat bodoh memang, berlebihan. Hanya karena saya merasa insecure, saya jadi terus-terusan mikir hingga tubuh saya drop. Saya tau ini sudah sangat keterlaluan. Saya sudah mencoba untuk bersikap bodo amat. Tapi nyatanya itu sangatlah susah. Akhirnya saya putuskan mencari tau penyebab saya merasa insecure. Dapatlah beberapa poin yang membuat saya sering merasa insecure :

  • Trauma dengan kegagalan yang pernah saya alami
  • Merasa lebih rendah dari orang lain 
  • Sosial Media

Dari beberapa penyebab diatas, yang paling sering membuat saya merasa insecure adalah media sosial. Sehingga dari situ saya putuskan untuk membuat sebuah tantangan. Tantangan untuk tidak membuka sosial media seperti Instagram dan twitter selama satu minggu. Tepat hari ini, adalah hari keempat tantangan itu berjalan. Memang belum berhasil selama satu minggu, tapi sejauh ini saya merasa lebih tenang, tidak lagi merasa insecure, selain itu juga saya bisa menjadi lebih produktif dari sebelumnya.

Selain membuat tantangan tersebut, saya juga sering mengatakan pada diri saya sendiri "Saya bisa, saya kuat, saya hebat". Kalimat sederhana, tapi bagai sihir yang mampu menenangkan, dan membawa energi positif dalam diri saya.

Mari kita cintai diri kita sendiri, kita buang pikiran" yang membuat kita merasa insecure. Lalu kita ganti dengan pikiran positif, bahwa setiap manusia memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Hargai diri kita, hargai kemampuan kita, dan apresiasi proses yang kita lewati, sekecil apapun itu. Karena sekali lagi, setiap insan mempunyai kelebihan masing-masing yang harus disyukuri. Kita harus percaya bahwa kita terlahir sebagai manusia yang unik, kita kuat dan kita cukup hebat. Karena dunia terlalu monoton apabila semua manusia memiliki kelebihan yang sama.
Kini saatnya kita berdamai dengan diri sendiri. Karena Insecure yang berlebih hanya akan membuat kita depresi.